Wanita Pembeli Ketoprak Jadi Korban Pembegalan di Bekasi

Sebuah insiden pembegalan yang meresahkan terjadi di Bekasi, Jawa Barat, ketika seorang wanita korban pembegalan saat hendak membeli makanan ketoprak. Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kejahatan dan kriminal jalanan di malam hari dan menggarisbawahi pentingnya kewaspadaan di ruang publik agar tidak mengalami hal serupa.

Kejadian nahas ini menimpa Ibu Sari (30) pada Senin dini hari, 19 Mei 2025, sekitar pukul 00.30 WIB, di Jalan Raya Pekayon, Jatisampurna, Kota Bekasi. Ibu Sari saat itu baru saja keluar dari sebuah gang untuk membeli ketoprak yang berjualan di pinggir jalan. Tiba-tiba, ia dipepet oleh dua pria berboncengan sepeda motor yang datang dari arah belakang.

Salah satu pelaku yang dibonceng langsung merampas tas Ibu Sari yang berisi dompet, ponsel, dan sejumlah uang tunai. Ibu Sari sempat berusaha mempertahankan tasnya, namun kalah tenaga dan terjatuh dari sepeda motornya. Para pelaku langsung tancap gas melarikan diri ke arah yang tidak diketahui, meninggalkan wanita korban pembegalan tersebut dalam keadaan shock dan luka lecet di tangan serta kakinya.

Setelah kejadian, Ibu Sari segera melaporkan insiden yang menimpanya ke Polsek Jatisampurna. Tim Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota segera melakukan penyelidikan. Menurut keterangan Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Wahyu Setiawan, SH, SIK, MH, pada Senin pagi, pihaknya telah mengantongi ciri-ciri pelaku berdasarkan keterangan korban dan rekaman CCTV di sekitar lokasi. “Kami sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku pembegalan ini. Kami akan berkoordinasi dengan unit lain untuk mempercepat penangkapan,” tegas Kompol Wahyu.

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat, terutama kaum wanita, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah pada malam hari, bahkan untuk keperluan yang dekat sekalipun. Hindari berjalan atau berkendara sendirian di tempat sepi dan pastikan barang berharga tidak terlihat mencolok. Keberhasilan penangkapan pelaku yang menjadikan wanita korban pembegalan ini diharapkan dapat segera dilakukan untuk memberikan rasa aman kembali bagi warga Bekasi dan menekan angka kejahatan jalanan.