Suasana persiapan Idul Adha di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, mendadak mencekam ketika seekor sapi mengamuk lepas dari ikatannya dan menyeruduk sebuah sepeda motor hingga ringsek. Insiden yang terjadi di Jalan Kerja Bakti RT 05 RW 03 pada Kamis siang, 1 Mei 2025, sekitar pukul 10.00 WIB ini, sempat membuat panik warga sekitar yang tengah beraktivitas. Akibat sapi mengamuk tersebut, seorang pengendara motor mengalami luka ringan akibat terjatuh.
Menurut keterangan saksi mata, Bapak Anwar (50 tahun), seorang warga setempat, sapi mengamuk tersebut merupakan salah satu hewan kurban yang baru saja tiba dan hendak diturunkan dari mobil bak terbuka. Diduga karena panik atau stres saat proses penurunan, tali pengikat sapi mengamuk terlepas sehingga hewan berbobot ratusan kilogram itu langsung berlarian ke jalan dan menyeruduk sepeda motor yang sedang melintas.
“Tadi sapinya lagi diturunin, mungkin berontak terus talinya lepas. Langsung lari ke jalan terus nabrak motor itu. Kasihan yang naik motornya sampai jatuh,” ujar Bapak Anwar di lokasi kejadian. Pengendara motor yang menjadi korban sapi mengamuk diketahui bernama Roni (32 tahun). Ia mengalami luka lecet di tangan dan kaki akibat terjatuh dari motornya yang ringsek tertabrak sapi.
Warga sekitar bersama panitia kurban berusaha keras untuk menenangkan dan menangkap kembali sapi mengamuk tersebut. Setelah kurang lebih 30 menit pengejaran yang cukup dramatis, sapi tersebut akhirnya berhasil diamankan dan diikat kembali. Sementara itu, Roni, pengendara motor yang menjadi korban, mendapatkan pertolongan pertama dari warga dan kemudian dibawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Petugas kepolisian dari Polsek Kramat Jati yang tiba di lokasi setelah menerima laporan warga melakukan pendataan dan mengamankan lokasi kejadian. Kapolsek Kramat Jati, Kompol Tuti Aini, mengimbau kepada panitia kurban untuk lebih berhati-hati dalam penanganan hewan kurban guna menghindari kejadian serupa. “Kami mengimbau agar panitia kurban memastikan hewan kurban terikat dengan kuat dan ditangani oleh orang yang berpengalaman untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kompol Tuti. Insiden sapi mengamuk ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dalam proses penanganan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha.