Mengenal BTI Organisasi yang Menjadi Suara Jutaan Petani Nusantara

Barisan Tani Indonesia atau BTI merupakan organisasi massa petani terbesar yang pernah berdiri dalam sejarah panjang pergerakan sosial di Indonesia. Didirikan pada tahun 1945, organisasi ini hadir sebagai wadah perjuangan untuk membela hak-hak ekonomi rakyat kecil. BTI secara konsisten menyuarakan aspirasi jutaan Petani Nusantara yang selama ini terpinggirkan.

Fokus utama perjuangan BTI adalah pelaksanaan reforma agraria yang adil guna mendistribusikan lahan secara merata kepada penggarap kecil. Mereka percaya bahwa kedaulatan pangan hanya bisa dicapai jika para Petani Nusantara memiliki akses penuh terhadap tanah yang mereka kerjakan. Isu kepemilikan tanah menjadi motor penggerak utama dalam setiap aksi massa.

Organisasi ini sangat aktif melakukan edukasi politik dan teknik pertanian modern di pelosok-pelosok desa untuk meningkatkan produktivitas hasil bumi. Kader-kader lapangan bekerja keras membantu Petani Nusantara agar tidak lagi bergantung pada sistem tengkulak yang sangat merugikan. Pemberdayaan ini berhasil menciptakan kemandirian ekonomi di tingkat desa yang sangat kuat dan militan.

Melalui aliansi politiknya, BTI berhasil mendorong lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria tahun 1960 yang menjadi tonggak sejarah hukum pertanahan. Keberhasilan legislasi ini dianggap sebagai kemenangan besar bagi seluruh Petani Nusantara dalam upaya menghapus sisa-sisa feodalisme kolonial. Implementasi undang-undang tersebut menjadi agenda utama yang diperjuangkan dengan sangat gigih di lapangan.

Selain masalah tanah, organisasi ini juga aktif memperjuangkan penurunan sewa lahan dan pembagian hasil panen yang lebih menguntungkan pihak penggarap. Mobilisasi massa di pedesaan seringkali dilakukan untuk menekan para tuan tanah agar bersedia melakukan perundingan yang adil. Solidaritas kolektif ini menjadikan posisi tawar kaum tani semakin diperhitungkan secara nasional.

Struktur organisasi yang rapi hingga ke tingkat desa membuat komunikasi dan koordinasi perjuangan berjalan sangat efektif dan masif. BTI tidak hanya menjadi organisasi profesi, tetapi juga pusat kebudayaan rakyat yang melestarikan tradisi lokal melalui berbagai kegiatan seni. Kedekatan emosional dengan rakyat desa inilah yang membuat pengaruhnya berkembang sangat pesat.

journal.pafibungokab.org

learn.pafipemkotkerinci.org

news.pafipemkotpalopo.org